Jumat, 04 April 2014

AC dan Kipas Angin di Sekolah


Ketika udara sedang panas-panasnya pasti pikiran pertama adalah nyalain AC.Sekali pencet meski dari jauh dengan remote udah nyala.Apalagi yang ngerasain ademnya bukan cuma yang nyalain,melainkan juga orang lain yang ketika itu sedang berada di sebuah ruangan ber-AC.Kalau dipikir-pikir tentu praktis,bukan?

Akan tetapi sudahkah kita tahu bahaya penggunaan AC yang merupakan singkatan dari Air Conditioner ini?


CFC (Cloro Floro Carbon) merupakan zat paling berbahaya yang dihasilkan AC.Dinginnya AC bisa menyebar dengan cepat dan terasa cepat pula mendinginkan ruangan merupakan kerja sama dengan gas ini.Akan tetapi CFC  merupakan zat yang dapat merusak ozon.Setiap saat,ozon di bumi ini tengah terancam dengan keberadaan CFC.

Selain itu AC mendinginkan ruangan melalui proses penguapan sehingga dapat mengeringkan selaput lendir di hidung dan mulut.Juga,kulit Asia yang lembab dan lembut akan mengering seketika sehingga menyebabkan masalah.Coba bayangkan.

Lalu,bagaimana dengan kipas angin? Kipas angin yang sering kita anggap ketinggalan zaman sesungguhnya jauh lebih sehat.Yaa...meskipun hanya terasa bagi yang dekat dengan kipas angin menyala.


Tapi ada yang lebih baik dan lebih mengejutkan.Menggunakan AC dengan suhu yang tidak terlalu dingin beserta kipas angin sekaligus justru dapat menghemat energi sebesar 30% dan jauuuhh lebih dingin.Ingin coba?